Larangan-Larangan Dalam Berihram

 

larangan-dalam-ihramLarangan Dalam Ihram—Para pembaca yang inshaaAllah selalu dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sudahkah Anda hari ini membaca? Terutama membaca untuk menambah ilmu? Jika belum, yuk sama-sama membaca artikel terbaru dari Khazanah Tour Travel. Pada artikel kali ini, akan membahas mengenai Larangan Dalam Ihram. Larangan ini, muncul ketika sudah memakai pakaian ihram. Larangan berihram juga dapat mengurangi pahala maupun keutamaan ibadah haji maupun umroh yang sedang dilaksanakan. Karena jika sudah berihram, berarti sudah dalam keadaan suci yang sebelumnya disucikan dengan mandi junub atau mandi wajib kemudian memakai wangi-wangian dan berniat memakai pakaian ihram. Nah, kira-kira apa sajakah Larangan Dalam Ihram? Mau umroh? Jangan lupa estimasikan Biaya Umrohnya!

Larangan-Larangan Dalam Ihram :

  1. Memakai wangi-wangian atau memakai gel rambut bagi pria. Hal ini termasuk Larangan Dalam Ihram yang tidak boleh dilakukan apabila sudah memakai pakaian ihram. Namun, jika sudah memakainya sebelum berniat dan memakai pakaian ihram, tentu saja memakai wangi-wangian diperbolehkan.
  2. Larangan Dalam Ihram selanjutnya adalah bagi pria, tidak boleh memakai pakaian berjahit. Misalnya memakai kopiah atau peci, celana dalam, kaos dalam, kaos oblong , sorban atau pakaian berjahit yang lainnya.
  3. Untuk wanita, tidak diperbolehkan memakai penutup wajah, seperti cadar maupun masker serta tidak memakai kaos tangan sampai menutupi kedua telapak tangan ketika sudah dalam keadaan ihram. Hal ini telah dijelaskan dalam hadits dari Ibnu Umar Radiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam bersabda, “Janganlah wanita berihram mengenakan cadar dan jangan pula menggunakan kaos tangan”. Namun, bila ada laki-laki bukan mahramnya berada didekatnya, wanita boleh menggunakan cadarnya. Untuk pakaian ihram wanita sendiri boleh bewarna tidak harus memakai pakaian warna khusus misalnya warna putih atau warna hitam.
  4. Tidak memburu dan membunuh binatang darat. Ini juga termasuk Larangan Dalam Ihram, kecuali membunuh atau memburu binatang berbahaya dan binatang laut. Apabila telah terjadi memburu kemudian membunuhnya, maka pelakunya akan dikenakan dam berupa binatang yang ukuran dan jumlahnya sesuai dengan binatang yang telah diburu dan dibunuh.
  5. Nikah atau menikahkan. Ini termasuk Larangan Dalam Ihram yang boleh dilakukan dengan ketentuan sudah melepas pakaian ihram seusai melakukan rangkaian kegiatan haji maupun umroh.
  6. Bertengkar atau berkelahi juga tidak diperbolehkan. Sebab, itu sama saja melakukan maksiat dan hal itu sangat berlawanan dengan niat awal yaitu melakukan ibadah haji maupun umroh. Hal lain yang termasuk maksiat adalah bergosip, mencaci maki atau berkata buruk antar-sesama muslim.
  7. Menggunting kuku atau rambut dan mencabut bulu ketiak atau bulu-bulu lainnya yang tumbuh disekitar badan. Hal ini termasuk Larangan Dalam Ihram. Sebab, melakukan itu semua ada waktunya yaitu pada saat bertahallul.
  8. Bermesraan atau sengaja bersentuhan dengan yang bukan mahram juga tidak diperbolehkan karena itu dapat mengundang sahwat. Hal ini juga tidak boleh dilakukan walaupun dengan mahramnya sendiri.
  9. Mencabut tanaman yang ada disekitar kita. Hal ini tentu saja tidak dibolehkan. Karena dapat merusak tanaman tersebut kemudian dapat membuat tanaman tersebut menjadi tersakiti. Sebab, tanaman juga sama-sama makhluk hidup. Lihat juga  http://www.travel-umroh-haji.com Januari